50 Pantun Perpisahan untuk Rekan Kerja dan Bos Pimpinan

Resign mungkin saja bisa Kamu lakukan karena berbagai alasan, hingga akhirnya harus berpisah dengan teman kerja. Perpisahan ini tentu menjadi momen yang cukup menyedihkan. Mungkin saja banyak dari mereka yang akan menyambutnya dengan kesedihan atau bahkan memberi kenangan.

Agar momen ini tidak terasa menyedihkan, Kamu pun bisa melakukannya dengan menggunakan pantun perpisahan untuk rekan kerja dan bos pimpinan. Daripada menghabiskan waktu untuk bersedih, alangkah lebih baik memanfaatkannya dengan hal-hal lucu seperti saling berbalas pantun.

Perpisahan bukan sekedar sebagai kehilangan seseorang untuk selamanya namun perpisahan dengan rekan kerja ini memang biasanya harus terjadi karena alasan tertentu. Namun bukan berarti Kamu akan berpisah terus menerus. Di waktu yang luang nanti cobalah mengadakan pertemuan dengan mereka lagi.

Contoh Pantun Perpisahan Rekan Kerja dan Bos Pimpinan

contoh pantun perpisahan untuk rekan kerja dan bos pimpinan
contoh pantun perpisahan untuk rekan kerja dan bos pimpinan

Berikut ini adalah kumpulan pantun perpisahan untuk rekan kerja dan bos pimpinan yang bisa Kamu gunakan agar momen berpisah tidak terlalu sedih. Jadi bukan saatnya untuk menghabiskan waktu dengan bersedih-sedih.

Ciptakan momen seperti ini dengan kegiatan yang lebih ceria dan bermanfaat. Jangan pernah menyia-nyiakan waktu terakhir ini hanya terasa kesedihannya.

Pantun Perpisahan untuk Teman Kantor

Saat hujan perut keroncongan
Mau sarapan ikan lemuru
Selamat jalan rekan seperjuangan
Moga sukses dengan jabatan baru

Baju seragam terlihat gagah
Pulang sekolah membawa buku
Takdir berpisah tak dapat dicegah
Selamat tinggal rekan terbaikku

Pergi ke ladang Bapak petani
Membajak sawah senyumnya ramah
Ingin hati tetap bekerja di sini
Apa daya akan pindah rumah

Menyusun pantun memakai rima
Rima dibuat menjadi kisah
Bertahun-tahun sekantor bersama
Tibalah masa untuk berpisah

Hujan gerimis di Tanjung Perak
Langit gemuruh semuanya basah
Sudah habis masa kontrak
Pamit undur untuk berpisah

Memasak nasi memakai kompor
Kompor dibeli depan madrasah
Setiap hari duduk sekantor
Membuatku sedih kala berpisah

Tanjung Sauh di pulau Bintan
Area berlabuh orang penyengat
Berpisah jauh bercerai badan
Kenangan lembur tetap kuingat

Duriannya jangan dibelah
Lebih baik disimpan saja
Walau kita akan berpisah
Tetap semangat untuk bekerja

Sore hari menonton drama
Drama Korea aktornya tegas
Ingin hati tetap bekerja bersama
Apa daya harus pindah tugas

Jangan tebang kayu yang basah
Buat masak tak akan beres
Selamat jalan selamat berpisah
Semoga semuanya semakin sukses

Liburan ke Roma nonton gladiator
Orangnya tegap dan agak menor
Selamat berpisah wahai teman kantor
Moga gaji meningkat dan banyak honor

Badannya tegar sekuat baja
Berlatih memukul di Cilacap
Sampai jumpa rekan kerja
Doa untukmu selalu kuucap

Pajang foto dengan paku
Tiada palu pakailah bata
Wahai engkau rekan kerjaku
Jangan lupakan kenangan kita

Peraturan lama masih berlaku
Kalau benar harus berani
Wahai semua rekan kerjaku
Akan kurindu kebersamaan ini

Malam-malam jangan kelayapan
Kasihan ibu menjadi resah
Rekan-rekan mari berpelukan
Sebelum akhirnya kita berpisah

Murid pintar pakai sepatu
Mengangkat tangan saat bertanya
Sampai jumpa di lain waktu
Untuk rekan kerjaku semuanya

Bila tidak dikarenakan unggas
Tidaklah rusak padi di sawah
Kalaulah tidak dikarenakan tugas
Aku tak niat untuk berpisah

Dari Tungkal pergi Siantan
Datang berlabuh di Kuala Maras
Selamat tinggal handai dan taulan
Kita berpisah dikarenakan tugas

Hati gembira berbarengan teman
Bergembira ria di bawah jembatan
Seandainya kita diizinkan Tuhan
Tentu bersua di hari kemudian

Pergi ke kota lihat ponakan
Mulus jalannya sudah diaspal
Sebenarnya susah untuk dikatakan
Saat ucapkan selamat tinggal

Ketumpahan bakso bajuku basah
Ingin marah namun pada siapa
Walau hati tak ingin berpisah
Apalah daya sudah waktunya

Putih-putih si bunga melati
Melati disimpan di dalam lemari
Janganlah dikau bersedih hati
Meski perpisahan datang menghampiri

Pohon di hutan sungguh lebat
Pohon ditebang jadi batangan
Terimakasih rekan kerja hebat
Lembur bersama jadi kenangan

Zodiak Aries orangnya kaku
Zodiak Libra otaknya semu
Selamat sukses teman kantorku
Moga kubisa ikuti jejakmu

Pasangan Sinta namanya Rama
Pergi berkelana bawa kerabat
Senang rasanya pernah bersama
Kau rekan kerja yang sangat hebat

Kurang darah namanya anemia
Kepala linglung di tengah arena
Di sini aku tertawa bahagia
Memandang kamu berjaya di sana

Simpan uang di dalam saku
Kereta api menderu-deru
Selamat jalan rekan sekantorku
Moga berprestasi di kantor yang baru

Orang kikir hidupnya kan susah
Hanya berpikir biar cepat tajir
Jangan bersedih meski berpisah
Ukir prestasi dalam berkarir

Emas murni dapat di selokan
Jual murah biarlah rugi
Perpisahan ini tak ku inginkan
Semoga dapat berjumpa lagi

Bulan datang di malam hari
Meski satu ditemani berjuta bintang
Maafkan salahku selama ini
Sampai jumpa di waktu mendatang

Saat menyelam tanganku kaku
Luka tergores berwarna biru
Selamat jalan rekan kerjaku
Moga sukses di tempat baru

Nusantara ada banyak suku
Terbentang jauh hingga ke Arafuru
Untuk sahabat dan rekan kerjaku
Selamat menempuh karir yang baru

Contoh Pantun Perpisahan untuk Bos Pimpinan

Tomat dibelah jadikan asinan
Dibelah memakai pisau belati
Selamat berpisah wahai pimpinan
Selamat menjalani purna bakti

Hendak akan membeli pompa
Bingung melihat banyak alamat
Ku ucapkan sampai jumpa
Untuk pimpinan yang terhormat

Jalan-jalan di kota Padang
Pergi bersama ke Berastagi
Kudoakan Bapak berumur panjang
Agar kita dapat berjumpa lagi

Di kota Demak ada stasiun
Pergi bersama jangan gelisah
Kini Bapak sudah pensiun
Sedih rasanya harus berpisah

Setelah Maluku pergi ke Bali
Menyusuri jalan setapak
Betapa aku sedih sekali
Sudah tak bekerja pada Bapak

Hijau lebat hutan lindu
Tempat yang nikmat untuk berkemah
Masa-masa yang akan kurindu
Canda tawa dengan Bos yang ramah

Lampu merah jangan terobos
Nanti ditilang sama polisi
Sampai jumpa ibu bos
Yang baik dan cantik sekali

Nasib buruk janganlah diratap
Hanya akan membuatmu penat
Sebenarnya hati belumlah siap
Berpisah jauh dengan Bos yang hebat

Dari sekian banyak kelapa
Hanya satu yang dia incar
Ku ucapkan sampai jumpa
Semoga bisnis Bapak lancar

Ada gadis menangis pilu
Ternyata hatinya sedang gelisah
Sungguh cepat waktu berlalu
Tak terasa akan berpisah

Diam mendengkur pertanda pasrah
Pasrah tengadah di bebatuan
Ucap syukur sebelum berpisah
Bangga pernah kerja pada Tuan

Ada ratu bersama raja
Punya pangeran suka mengabdi
Senang hati pernah bekerja
Pada tuan yang amat berbudi

Baju batik warnanya merah
Ada motif bunga melati
Berat hati untuk berpisah
Dengan bos yang baik hati

Sampan berlabuh di tengah ombak
Sudah menyeberang ke Kalimantan
Bahagia sudah mengenal Bapak
Pemimpin pintar dan cekatan

Kakak saya orangnya seni
Adik saya selalu meniru
Kebersamaan yang singkat ini
Membuat sedih dan terharu

Minum kopi hanya secangkir
Nikmat diminum dengan suami
Perpisahan ini bukanlah akhir
Masih dapat bersilaturahmi

Berhembus laju angin mengalir
Tiupnya kencang ke pohon zaitun
Sambutlah pesan salam terakhir
Aku sampaikan melalui pantun

Tanam pohon tumbuh kelapa
Terlihat bunga pucuknya mati
Kebaikan tuan kami tak lupa
Telah tersimpan di dalam hati

Pergi bermain ke pulau Bangka
Membaca buku sejarah kota
Perpisahan ini sangat tak kusangka
Aku terharu teteskan air mata

Jangan pergi terlalu lama
Supaya khawatir selesai sudah
Suka duka dilewati bersama
Jadi kenangan yang amat indah

Bawa gergaji untuk diasah
Gergaji kecil memotong pelepah
Hari ini kita berpisah
Moga rejeki selalu berlimpah

Rumah mewah dibuat jaminan
Harganya tinggi jangan ditanya
Selamat berpisah Ibu pimpinan
Terima kasih atas bimbingannya

Memeras santan buat adonan
Adonan kue berwarna biru
Selamat jalan Bapak pimpinan
Moga sukses di tempat yang baru

Lihat persawahan di tengah kota
Indah tempatnya jadi wisata
Jalan perpisahan di depan mata
Moga pimpinan naik tahta


Itulah tadi kumpulan pantun perpisahan untuk rekan kerja dan bos pimpinan yang dapat Kamu buat sendiri ketika sudah resign, pensiun atau harus pindah divisi. Tentu saja momen berpisah ini akan terasa begitu menyedihkan. Terlebih jika sudah cukup lama bekerja di tempat tersebut.

Perpisahan memang menjadi hal yang memberatkan untuk semua pihak. Jadi sebelum benar-benar berpisah alangkah lebih baik membuat momen kebersamaan yang lebih berkualitas. Salah satunya yakni saling bertukar pesan dan pantun seperti contoh di atas.

Cindy Amara

Cindy sangat menyukai kesenian terutama seni budaya dan seni sastra seperti sajak, syair, legenda daerah, pantun, dan puisi.

Leave a Comment