45 Pantun Anak Soleh Idaman Ibu Bapak yang Lucu dan Bermakna

Pantun Anak Sholeh – Anugerah luar biasa bagi semua orang yang bisa menjadi atau memiliki anak sholeh. Pasalnya mereka akan memiliki keturunan yang dapat menyelamatkan orang tuanya di akhirat nanti. Dalam Islam sendiri, anak sholat merupakan anak yang bersungguh-sungguh dan taat untuk menjalankan ibadah.

Bahkan anak sholeh akan menjadi sebuah cahaya di dalam kehidupan orang tuanya diman ada dan pahalanya bisa terus mengalir walaupun orang tua sudah meninggal dunia. Ada beberapa ciri-ciri yang menunjukkan anak tersebut sholeh dan sholehah. Satu yang pasti adalah cinta kepadda Allah.

Selain itu mereka juga cinta terhadap Rasulullah SAW yakni Nabi utusan Allah. Mereka senantiasa mematuhi perintah dan menjauhi laranganNya. Anak sholah juga selalu cinta kepada Al-Quran sekaligus menerapkan hukum yang ada di dalamnya. Ada banyak cirinya dalam pantun anak sholeh.

Contoh Pantun Anak Sholeh

contoh pantun anak sholeh
contoh pantun anak sholeh

Berikut ini adalah kumpulan anak sholeh yang dapat memberikan gambaran kepada Kamu apa saja ciri-ciri mereka. Tentu akan menjadi sebuah anugerah terindah dan terbesar bagi kedua orang tua jika memiliki anak seperti ini.

Mereka selalu menyebarkan dakwah Islam baik bagi diri sendiri maupun ke lingkungan sekitarnya. Mereka tidak pernah meninggalkan sholat lima waktu bahkan suka sekali untuk melakukannya di masjid. Bahkan berbakti kepada orang tua adalah salah satu kewajibannya.

1. Upin Ipin dan abang Saleh
Beli nampan, uangnya receh
Kalau jadi anak yang soleh
Pasti sopan, tak banyak ngoceh.

2. Kakak di taman bawa bendera
Sedang duduk hatinya terluka
Banyak teman banyak saudara
Banyak musuh banyak celaka.

3. Jual kain buat dekorasi
Kain dililit di atas duri
Kalau bermain jangan emosi
Teman pergi tinggal sendiri.

4. Pergi ke Sawah membawa peti
Peti berisi setangkai padi
Jadilah anak yang rendah hati
Pasti mengerti balas budi.

5. Jalan-jalan ke Cimahi
Adik duduk bawa lemari
Di sekolah jangan berkelahi
Nanti ilmu susah dicari.

6. Buka kalender tahunnya masehi
Bulan Maret ke Nagasaki
Sesama teman saling mengasihi
Jangan malah saling memaki.

7. Gubuk jati bertembok bata
Bata kuat warnanya merah
Teguhkan hati menggapai cita
Kepada Tuhan kita berserah.

8. Tingkap papan kayu persegi
Sampan sakat di Pulau Angsa
Indah tampan karena budi
Tinggi derajat karena bahasa.

9. Depan rumah pohon mangga
Sebelahnya ada pohon suji
Jika ingin masuk surga
Jangan lupa untuk mengaji.

10. Gunung tinggi berbatu-batu
Seru didaki bersama papa
Jika kita diberi sesuatu
Terima kasih jangan dilupa.

11. Sungguh indah pesona Mekah
Senang hati berkunjung ke sana
Malam hari ketiban berkah
Sujud pada-Nya panjatkan doa.

12. Dua tiga Brama Kumbara
Jauh dari Tuhan akan sengsara.

13. Ada angin menghempas tomat
Buah semangka di dalam goa
Jika ingin hidup selamat
Jangan lupa sering berdoa.

14. Hati-hati masuk ke jurang
Jurang dalam banyak ularnya
Seribu teman terasa kurang
Satu musuh banyak rasanya.

15. Ada kereta sebelas gerbong
Kereta pergi ke tengah kolong
Jadi anak janganlah sombong
Rendahlah hati dan suka menolong.

16. Tumbuh tinggi si pohon pinang
Angin berhembus daunnya goyang
Mari bermain bersenang-senang
Jadilah anak yang periang.

17. Oleh-oleh minyak zaitun
Dapat pula kain katun
Jika pribadi selalu santun
Semua orang mudah dituntun.

18. Pagi pagi ke kantor camat
Surat diurus buat pindahan
Jika ingin hidup selamat
Taat selalu perintah Tuhan.

19. Siapa suruh membeli sangkar
Sangkar burung anyaman tikar
Siapa selalu suka bertengkar
Dekat dia dengan yang mungkar.

20. Mak Lampir cari Sembara
Sembara pergi menangkap rusa
Jauh dari Tuhan akan sengsara
Hidup di dunia dan akhir masa.

21. Burung hinggap di atas dahan
Turun sebentar mematuk ketan
Jauhi niat bermegah-megahan
Karena itu sifatnya setan.

22. Kakak malas tak mau ikut
Jalan jauh membuat lelah
Meminta maaf janganlah takut
Jikalau kita berbuat salah.

23. Banyak jatuh buah delima
Ada sayur dimakan ngengat
Walau hidup banyak dilema
Tetap bersyukur dan semangat.

24. Buah nangka buah tomat
Banyak tumbuh di tempat keramat
Semoga kita mendapat rahmat
Agar hidup terasa nikmat.

25. Ibu pergi membeli benang
Jahit seragam di depan taman
Bangun pagi hati pun senang
Pergi ke sekolah berjumpa teman.

26. Dua tiga kalender masehi
Empat lima kota Nagasaki
Sesama teman saling mengasihi
Jangan malah saling memaki.

27. Jalan-jalan ke Uluwatu
Lihat kera bawa sepatu
Sesama teman saling membantu
Itulah tanda anak bermutu.

28. Jalan-jalan ke Manokwari
Baju robek terkena duri
Jangan suka menyimpan iri
Hidup tak tenang, tiada berseri.

29. Udara segar di waktu pagi
Datang surya tak ada awan
Anak baik suka berbagi
Hati mulia sifatnya dermawan.

30. Batu pecah jatuh terbelah
Buah kelapa dimakan tupai
Minta maaf kalau bersalah
Itulah tanda anak yang pandai.

31. Datang kemari bawa alpukat
Jangan lupa membungkus tomat
Jalani hari dengan bertobat
Semoga kita selalu selamat.

32. Orang berlari badannya kekar
Jatuh tersangkut sebatang akar
Mari peduli orang sekitar
Jangan selalu suka bertengkar.

33. Anak kera tidur mendengkur
Anak ayam di dekat sumur
Barang siapa pandai bersyukur
Kelak hidupnya menjadi makmur.

34. Pak penghulu mengambil bedak
Perahu besar baru bersandar
Pikir dulu sebelum bertindak
Supaya sesal dapat terhindar.

35. Dua tiga pergi ke Jawa
Besarkan hati lapangkan jiwa.

36. Pergi ke pantai berkacamata
Duduk sendiri di tengah taman
Selalu jaga perkataan kita
Jangan sakiti perasaan teman.

37. Ada kertas dari pejabat
Ada buku sedang terbuka
Selalu setia pada sahabat
Dalam suka maupun duka.

38. Dua tiga bunga merekah
Empat lima orang menikah
Sedari kecil gemar sedekah
Kelak besar hidupnya berkah.

39. Main layangan di tengah taman
Duduk sendiri di atas tikar
Saling sayang bersama teman
Saat bermain jangan bertengkar.

40. Pohon duku daunnya bergoyang
Buahnya kecil banyak getahnya
Jadilah kamu anak penyayang
Kelak pasti banyak temannya.


Itulah tadi kumpulan pantun anak sholeh yang menjadi dambaan bagi siapapun kedua orang tuanya. Namun tentu saja mereka tidak bisa tumbuh begitu saja tanpa adanya didikan dari ayah dan ibu yang baik selama masa perkembangan dan pertumbuhannya.

Hal ini tentu bisa datang dari kebiasaan dan cara didikan orang tua terlebih dahulu. Maka dari itu, jika Kamu ingin memiliki anak sholeh dan merasakan apa saja manfaatnya, maka ubah dulu bagaimana cara mendidik mereka.

Cindy Amara

Cindy sangat menyukai kesenian terutama seni budaya dan seni sastra seperti sajak, syair, legenda daerah, pantun, dan puisi.

Leave a Comment