45+ Pantun Hari Santri 2023 : Seru, Lucu dan Penuh Nasehat

Pantun Santri – Bagi Anda yang belum tahu bahwa sebenarnya setiap tanggal 22 Oktober adalah peringatan Hari Santri Nasional. Peringatan ini ditujukan sebagai upaya penghargaan kepada santri khususnya di Indonesia, hal ini karena mereka memiliki andil tersendiri dalam memperjuangkan kemerdekaan tanah air.

Dalam rangka memperingatinya, maka ada berbagai cara yang bisa Kamu lakukan. Misalnya saja dengan memberikan ucapan dalam bentuk pantun santri. Cobalah untuk membagikannya di sosial media sehingga terkesan lebih meriah bagi siapa saja yang sudah membacanya.

Apakah Kamu sudah pernah membaca pantun peringatan di Hari Santri Nasional? Jika belum, cobalah untuk membuat dan membacanya sendiri. Apabila masih memerlukan ide, maka jangan ragu untuk membaca referensinya di internet karena ada banyak sekali contohnya yang menceritakan tentang santri.

Contoh Pantun Santri

contoh pantun santri
contoh pantun santri

Berikut ini adalah contoh pantun santri yang mungkin bisa Kamu jadikan sebagai gambaran bahwa peringatan Hari Santri Nasional cukup meriah berlangsung di Indonesia. Terlebih jika tujuan perayaannya adalah mengenang perjuangan ulama dan santri selama meraih kemerdekaan Indonesia.

Selain itu, santri dan ulama di kala itu memang terlibat secara langsung dalam proses perjuangan kemerdekaan NKRI. Jadi penghargaan tersebut akan selalu berlangsung setiap tahunnya pada tanggal 22 Oktober 2023.

Pantun Santri di Sosial Media

Ada orang datang mengubur
Lalu sambil cari aset
Wahai kamu yang ngawur
Siapa bilang kami kudet

Ada dua ada patri
Satunya lagi masih bau
Kami ini anak santri
Selalu update kabar terbaru

Jangan pakai aksesori
Kalau kamu masih kesal
Jangan remehkan kami santri
Nanti kamu pasti sesal

Contoh Pantun untuk Memperingati Hari Santri Nasional

Pagi-pagi makan ikan teri,
Lalu haus teminum racun.
Pantun ini tentang santri,
Karena mereka ulang tahun.

Siang-siang minum es delima,
Yang jual delima namanya Yaya.
Selamat Hari Santri Nasional untuk semua,
Semoga para santri semakin jaya.

Malam-malam minum bertemu Duta,
Duta terlihat sedang pakai sepatu.
Jadi santri bukan menghafal Al-Qur’an semata,
Belajar adab juga nomor satu.

Pagi-pagi kok marah,
Kalau marah elus dada.
Jadi santri memang tak mudah,
Karena selalu terbayang orang tua.

Kenalkan nama saya Ati,
Ada pesan untuk santri.
Jangan pernah berhenti,
Karena surga kan menanti.

Entah mengapa si Tono murung,
Ternyata rumahnya kekurangan papan.
Jadi santri tidak melulu pakai sarung,
Santri berkisah tentang masa depan.

Beli parfum minyak kasturi,
Parfum dibeli di rumah Sugi.
Serunya jadi santri,
Telat bangun subuh lupa gosok gigi.

Ada sampah plastik jangan kau timbun,
Apalagi malah kau buang ke rumah Pak Sulam.
Jadi santri itu enaknya meminta ampun,
Soalnya bisa mendoakanmu di sepertiga malam.

Pergi ke warung untuk beli pita,
Pita dibeli tapi warungnya bar-bar.
Jika para santri mencari cinta,
Bukalah pintu rumahmu lebar-lebar.

Fokuslah berjalan nanti kau masuk siring,
Siring juga ada di samping gang kemuning.
Apalah arti peci yang miring,
Yang penting lancar baca kitab kuning.

Mau ke Bengkulu bertemu Pak Haji,
Ketika sudah nyampe disambut sebagai tamu.
Siapalah itu yang rajin mengaji,
Rupanya para santri yang lagi mencari ilmu.

Ketika pergi jalan pakai baju yang lagi tren,
Entah mau ke mana, rupanya cuma beli komik.
Sungguh lah mulia para santri di pesantren,
Tidak cuma ngerti agama pintar pula di bidang akademik.

Herdi mau nikah tapi bingung pikir mahar,
Maharnya sudah dapat, lah bingung pula cari nyari cincin.
Jangan iri dengan orang yang cantik juga pintar,
Tapi irilah dengan para santri yang pintar, saleh, juga rajin.

Datang ke kondangan berdua dengan Ali,
Pulangnya mampir dulu mau makan kebab.
Kau sombong karena bisa bahasa Korea orang tak peduli,
Karena orang lebih bangga kepada para santri yang lancar Bahasa Arab.

Lihat kalender motifnya keren,
Soalnya ada gambar kita berdua.
Jangan malu belajar di pesantren,
Jadilah santri dan banggakan orang tua.

Pantun Santri Bikin Baper

Pergi ke sana lagi
Dan bertemu tamu
Bangun tiap pagi
Tanpa ada kamu

Ke toko beli buku
Lalu bertemu sapa
Aku di sini menunggu
Kamu yang sudah lupa

Satu malam satu kereta
Kereta di sebelah sana
Di sini masih setia
Asal kamu juga cinta

Pantun Tentang Kehidupan Pesantren

Cari ke sana demi aren
Untuk dimakan dengan teman
Hidup di pondok pesantren
Bahagia bersama kawan

Jangan lupa antri
Jika ingin berharga
Mari kita menyantri
Demi bangga orang tua

Ada sego kulit pak sabar
Makan di sana bikin senang
Hidup di sini perlu sabar
Asalkan nanti dapat senang

Bunga itu alang-alang
Terlihat indah seperti menari
Siapa bilang santri gampang
Harus hafal sana sini

Pantun Untuk Santri Yang Lucu

Hujan itu alamiah
Turun selalu ke bawah
Sarung Pun tak masalah
Asal masa depan cerah

Ambil alat potong kuku
Untuk rapikan kuku kaki
Mau hidup seru nan lucu
Mari kita menjadi santri

Bangun setiap pagi
Hanya untuk menganyam
Enak itu jadi santri
Obat ibadah setiap malam

Adik ingin rok mini
Kakak beli lampu LED
Duh heran santri kini
Tiada hari tanpa sosmed

Pantun Tentang Kisah Cinta Ala Santri

Minum air minum jamu
Lalu petir menggelegar
Ada kamu di mataku
Hatiku langsung bergetar

Bangun saat pagi
Langsung ambil sapu
Aku tak mampu lagi
Tahan rasa di kalbu

Ada ibu yang mengidam
Inginnya makan buah sagu
Tahukah kamu apa idgham
Jarak antara aku dan kamu

Mari kita keliling dunia
Demi capai mimpimu
Kamu pilih si dia
Yang selalu ada untukmu

Pantun Untuk Santri Zaman Now

Ada tukang jamu lewat
Lalu minum ketika siang,
Kenapa hatiku tersendat
Karena wajahmu terbayang-bayang

Makan buah kedondong
Minumnya gula aren
Jangan kalah gitu dong
Santri tetap paling keren

Ada buah pepaya
Makanan untuk sarapan
Mari kenalkan saya
Santri paling kekinian

Ada beo ada dara
Sedang Ibu beli perak
Jadi santri jangan kira
Kami itu sangat norak

Pantun Berisi Semangat Untuk Santri

Ada buah begitu memikat
Untuk disantap lagi dan lagi
Jadi santri harus semangat
Semangat bangun tiap pagi

Pagi hari lari bersama
Tanpa cari gara-gara
Mari kita melangkah bersama
Demi santri untuk negara

Ada putra ada putri
Semuanya bisa meriah
Jika kamu adalah santri
Maka jangan kamu menyerah

Di sana ada baling-baling
Paling asik di Belanda
Walau lelah dan pusing
Santri akan siap sedia

Pantun Bangga Menjadi Santri

Ayah ingin seorang putri
Tanpa berpihak sebelah
Kami adalah para santri
Rajin ngaji rajin sekolah

Wahai kamu putra putri
Duduk sambil makan mangga
Jika kamu menjadi santri
Maka jangan lupa berbangga

Jalan jalan keliling dunia
Mampi ke Niagara
Wahai para santri Indonesia
Kamu masa depan negara

Ada sapi sedang tarik
Tarik gerobak Pak Budi
Santri itu sangat menarik
Dengan karakter yang berbudi


Kumpulan pantun santri di atas menjadi bukti bahwa setiap santri di Indonesia yang memiliki penghargaan tersendiri. Kamu pun bisa menunjukkannya dengan membuat atau membacakannya sendiri untuk teman-teman hingga mengenang perjuangan para ulama dan santri sebelumnya.

Saat ini santriwan dan santriwati muda juga memiliki posisi yang sama yakni untuk memperjuangkan masa depan bangsa Indonesia secara lebih baik. Dengan begitu, mereka pun bisa mendapatkan ilmu secara seimbang khususnya dalam segi agama dan juga kehidupan.

Cindy Amara

Cindy sangat menyukai kesenian terutama seni budaya dan seni sastra seperti sajak, syair, legenda daerah, pantun, dan puisi.

Leave a Comment